Memprihatinkan. Seorang anggota DPR dengan asyiknya menikmati video porno. Seperti diberitakan Vivanews.com : Tonton Video Porno, Arifinto Mundur dari DPR. Gara-gara film porno, Arifinto memilih mundur dari DPR. Apakah benar berita ini ?
Arifinto, politikus Partai Keadilan Sejahtera, mengundurkan diri dari Dewan Perwakilan Rakyat. Meski demikian, Arifinto yang kepergok menonton video porno saat rapat paripurna DPR itu menyatakan tetap mengabdi pada partainya.
“Dengan seluruh kesadaran diri, saya tanpa paksaan dari siapapun dan pihak manapun, demi kehormatan diri dan partai saya, setelah pernyataan ini saya akan segera mengabdikan kepada partai saya, untuk mundur dari jabatan anggota DPR,” katanya, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 11 April 2011.
Meski begitu, Arifinto menegaskan tetap bekerja untuk partainya. Selain itu, Arifinto menyatakan, setelah bukan anggota DPR lagi, akan meningkatkan dirinya dengan lebih dalam mempelajari agama. Politikus yang terpilih dari daerah pemilihan Jawa Barat VII itu juga akan meminta tausiyah kepada ulama dan ahli agama.
Arifinto dipergoki fotografer Media Indonesia, Mohammad Irfan, sedang menonton video porno melalui komputer tabletnya pada Jumat 8 April 2011 lalu. Arifinto sendiri sudah menyatakan, video porno itu merupakan lampiran sebuah e-mail yang diterimanya. Setelah melihat film itu, Arifinto mengaku sudah menghapus e-mail tersebut. (umi).
Pertanyaan yang timbul dari admin MuktiBlog.Com jika fenomena ini terjadi pada seorang anggota DPR bagaimana dengan yang lain? Gus Solah mengatakan: Banyak ‘Arifinto’ Lain di DPR. “Banyak (kader) partai lain yang melakukan seperti itu dan tidak mundur karena tidak tahu dan tidak ketangkap basah,” kata Gus Solah. Sementara yang lain Ruhut mengatakan Ruhut: Arifinto Perburuk Citra DPR? Keputusan mundur bagi saya itu yang terbaik sebab peristiwanya sudah tertangkap tangan, jadi susah untuk membelanya,? kata Ruhut
Sedemikian parahkah pornografi di Indonesia sehingga menular dengan ganas ke forum terhormat di gedung DPR? Jika anggota yang terhormat DPR sudah bisa ( bahkan mungkin biasa mengakses yang “berbau lendir”, bagaimana dengan rakyat yang nota bene memiliki pendidikan rendah?
Pencarian Artikel ini dengan Kata Kunci:
- vidio purno (240)
- video purno (153)
- purno (41)
- vidio ponor (29)
- pidio pono (28)
- vedeo purno (25)
- vidieo purno (18)
- vidiyo poron (15)
- video ponor (14)
- vidiyo purno (13)
Ingin mendapat update artikel terbaru langsung ke Email anda? Silahkan masukkan alamat email anda untuk berlangganan. Cara Berlangganan silahkan baca petunjuknya KLIK DI SINI






Kali ini oleh ulah seorang anggota-nya yang menonton video porno di ruang sidang saat digelar rapat paripurna. Selain anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera Arifinto yang asyik dengan video pornonya ternyata banyak anggota DPR lain yang sibuk dengan peralatan elektroniknya saat mengikuti sidang paripurna hari Jumat kemarin.
jadi solusinya apa Mas Admin?
Ahmad Fakhruddin@ ya harus diadili. kan ada undang2nya