Pilih Air Mineral Terbaik dengan Cara Berikut

Ada beragam jenis dan merek air mineral yang bisa Anda temukan di warung atau swalayan terdekat. Saat memilih air mineral, biasanya kita akan memilih air mineral yang telah dipercaya seperti kemasan Aqua. Hanya saja, disamping memilih air mineral terbaik seperti Aqua yang menjalankan kampanye Bijak Plastik, pastikan juga Anda memilih air mineral dalam kemasan yang terbaik. Beberapa hal berikut bisa Anda perhatikan agar bisa mendapatkan air mineral dalam kemasan terbaik.

Cek tanggal kadaluarsa

Meskipun hanya berisikan air mineral dengan rasa yang tawar, air mineral juga memiliki masa kadaluarsa yang menunjukkan batas aman minuman tersebut untuk dikonsumsi. Biasanya, tanggal kadaluarsa akan tercantum pada bagian luar kemasan air mineral yang Anda beli. Hanya saja, tanggal kadaluarsa air mineral memang cenderung cukup lama meskipun Anda tetap perlu berhati-hati dan memperhatikan tanggal kadaluarsa sebelum membeli air mineral tersebut.

Kocok lebih dulu

Pernahkah Anda mendengar anggapan bahwa air mineral yang dikocok tidak boleh dikonsumsi? Ya, air mineral yang dikocok hingga berbusa memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena dianggap dapat merusak kandungan mineral didalamnya. Hanya saja anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena ada fakta unik dari mengocok botol air mineral yang perlu Anda ketahui.

Mengocok air mineral bisa menjadi salah satu cara untuk memastikan kondisi air mineral berada dalam kondisi terbaiknya. Anda bisa mencoba mengocok air mineral sebelum dibeli dan arahkan ke area yang memiliki cukup cahaya. Perhatikan hasil air yang telah dikocok tersebut apakah terdapat serat putih didalamnya. Serat putih menandakan air tidak berada dalam kondisi yang baik dan sebaiknya dihindari atau tidak dibeli.

Disamping melakukan dua hal diatas dalam memilih air minum dalam kemasan yang paling bagus, biasakan juga untuk menerapkan langkah bijak mengolah sampah plastic dengan memilih kemasan galon air sehat AQUA. Karena, botol plastic yang sudah kita gunakan bisa menimbulkan masalah jika tidak didaur ulang setelahnya. Sehingga, kita bisa menjadi konsumen yang bijak dengan mengolah sampah plastic setelah digunakan.

 

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*