Sejumlah Keadaan yang Bisa Buatmu Sadar Pentingnya Miliki Asuransi Jiwa

Masih cukup banyak orang yang beranggapan bahwa memiliki asuransi jiwa itu tak penting. Bahkan, masih ada juga yang menganggap bahwa memiliki asuransi itu hanya membuang-buang uang saja. Padahal, sebenarnya tidak demikian. Kamu mungkin baru akan sadar akan pentingnya memiliki asuransi jiwa bila menghadapi beberapa keadaan ini!

Guna Asuransi Jiwa

Sebenarnya, dulu saya juga termasuk dalam orang yang apatis terhadap asuransi. Pikir saya, untuk apa memiliki asuransi jiwa? Saya bukan termasuk golongan orang yang berlebih sehingga harus memiliki asuransi jiwa. Namun semua itu berubah 180 derajat setelah melihat apa yang dialami oleh sahabat saya.

Orang tuanya meninggal secara tiba-tiba karena sakit jantung. Ibunya sudah renta namun ia belum bekerja mapan. Padahal, ia harus menghidupi seorang ibu, dua orang adik dan seorang istri yang baru dinikahinya. Ia harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarganya.

Ayahnya sebenarnya termasuk orang yang sanggup memiliki asuransi jiwa beberapa buah. Hanya saja, ia tak pernah peduli dengan itu. Sebenarnya sang ayah pun memiliki tabungan yang cukup banyak sebelum meninggal. Tapi, itu hanya sebatas pikiran mereka saja. Nyatanya, tabungan itu ludes dalam waktu beberapa bulan saja.

Saya tentu tak ingin keluarga saya mengalami hal itu. Meski saya masih muda dan belum menikah, namun saya juga punya orang tua dan adik yang perlu saya nafkahi. Paling tidak, saya harus membantu kedua orang tua saya menyekolahkan adik semata wayang saya ini hingga bangku kuliah.

Asal tahu saja, sebenarnya asuransi jiwa ini dapat menyokong keuangan orang-orang yang ditinggalkan oleh si pemilik asuransi. Jadi, setelah melihat kejadian yang dialami sahabat saya, saya sadar, seberapa banyak pun tabungan yang saya miliki, pasti tak akan cukup untuk keluarga saya nanti bilamana saya meninggal.

Dengan adanya asuransi jiwa, setidaknya uang pertanggungan yang besar dari asuransi bisa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk melanjutkan hidup dengan membuka bisnis. Selain itu, mereka juga tak akan terbebani dengan berbagai biaya mendadak seperti biaya pemakaman yang sekarang makin mahal saja.

Namun sayangnya, persepsi saya yang dulu masih banyak dianut oleh orang zaman sekarang. Mereka masih ragu untuk memiliki asuransi. Salah satu alasan mereka adalah karena premi yang mahal. Padahal, kalau dilihat ada asuransi dengan premi sangat murah. Bahkan, ada yang hanya Rp2.500,- saja per harinya seperti premi asuransi jiwa dari produk Sequis.

Meski begitu, sekali lagi, tetap saja ada yang ragu untuk memilikinya. Mungkin, mereka baru akan sadar betapa pentingnya memiliki asuransi jiwa untuk perlindungan diri dan keluarga bila berada dalam kondisi berikut ini!

  1. Tulang Punggung Keluarga

Kalau kamu berstatus sebagai pencari nafkah atau tulang punggung keluarga, memiliki asuransi jiwa adalah sebuah keharusan. Bayangkan bagaimana jadinya bila keluarga kamu kehilangan kamu secara tiba-tiba padahal kamu tak memiliki asuransi? Hidup mereka pasti akan jadi serba sulit seperti yang pernah dialami rekan saya.

Biasanya, setiap bulan mereka mendapatkan uang dari kamu. Namun, semenjak kamu tak ada, mereka akan susah payah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mirisnya lagi kalau sampai mereka harus menjual seluruh harta benda yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kamu jelas tak mau hal ini terjadi padamu, kan? Kalau saya sih, tidak!

  1. Masih Punya Cicilan yang Belum Lunas

Zaman sekarang ini, setiap orang sepertinya nyaris selalu punya cicilan. Entah itu cicilan kendaraan, KPR ataupun lainnya. Jangan sampai karena kamu tiba-tiba meninggal, kamu malah menyisakan utang yang menumpuk pada anggota keluarga. Hal ini jelas akan membuat mereka menanggung beban yang berat.

Mereka sudah sedih kehilanganmu, ini malah ditambah harus membayar cicilan yang jumlahnya bisa saja tak terbayangkan. Di sinilah asuransi jiwa bisa membantu keluarga kamu. Asuransi jiwa akan membantu mereka melunasi semua cicilan yang belum dibayar. Bahkan, sisa utang bisa langsung lunas dengan asuransi ini.

Saat kamu mengambil KPR, salah satu yang ditanya pihak bank pasti apakah kamu memiliki asuransi jiwa atau tidak. Tujuannya adalah ini. Untuk memastikan kalau ada hal yang tak diinginkan terjadi pada kamu, sisa utang KPR yang ada bisa dilunasi oleh pihak asuransi.

  1. Finansial Orang Tua Tergantung Padamu

Meski orang tua saya masih bekerja, namun yang satu ini mungkin bisa dimasukkan ke dalam keadaan yang saya alami sekarang. Orang tua saya memang tak pernah meminta. Tapi saya yakin apa yang saya berikan pada mereka bisa meringankan bebannya. Setidaknya, untuk biaya kuliah adik saya.

Apalagi sebentar lagi papa akan pensiun dari perusahaan tempatnya mengabdi hampir 35 tahun ini. Kalau ia sudah tak bekerja lagi, tentunya saya yang akan jadi tumpuan finansial mereka. Hal ini membuat saya membayangkan bagaimana bila terjadi hal yang tak diinginkan pada saya, pastinya mereka nanti akan bingung memenuhi kebutuhannya.

Adik saya bisa saja putus kuliah, tapi saya tak pernah menginginkan hal itu terjadi padanya. Oleh sebab itu saya memilih untuk memiliki asuransi jiwa karena dengan uang pertanggungan dari asuransi, setidaknya mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka untuk beberapa lama.

  1. Masih Punya Anak yang Sekolah

Kalau kamu adalah pencari nafkah, pastinya pendidikan anak-anak tergantung kepadamu, kan? Anak-anakmu bisa melanjutkan pendidikan tergantung dari uang yang kamu berikan. Itu artinya, kalau sampai kamu meninggalkan mereka, pendidikan mereka bisa saja tak berlanjut. Mereka pun harus mengubur dalam-dalam mimpi mereka.

Asuransi Sequis untuk Perlindungan Maksimal

Mungkin, setelah berada di kondisi tersebut, barulah kamu sadar betapa pentingnya memiliki asuransi jiwa. Kalau saya, cukup dengan melihat apa yang terjadi pada sahabat saya saja. Tak perlu mengalaminya langsung. Nah, awalnya saya sempat bingung dalam memilih asuransi jiwa yang tepat.

Setelah baca sana-sini dan cari informasi, saya menemukan asuransi jiwa Sequis yang banyak pilihan produknya. Ada asuransi whole life, term life, hingga endowment. Saya lebih memilih untuk asuransi whole life karena saat ini saya masih muda dan butuh perlindungan dalam masa yang panjang.

Beberapa produk asuransi whole life yang dimiliki Sequis adalah asuransi Life Plan 100, Q Smart Life, Financial Smart Life dan Q Life Legacy yang memberikan perlindungan maksimal. Bahkan, di antara produk tersebut, ada yang memberikan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun dengan uang pertanggungan yang cukup besar untuk ahli waris!

Nah, bagaimana? Kamu masih mau menunggu berada dalam kondisi di atas baru mau memiliki asuransi jiwa? Kalau sudah ada di kondisi itu, jelas sulit mendapatkan produk yang terbaik dan bisa saja premi yang harus dibayarkan jauh lebih mahal. Oleh sebab itu, belilah sekarang selagi kamu masih dalam kondisi baik-baik saja dan masih bisa bekerja!

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*