Tips Memilih Sajian Takjil Buka Puasa yang Sehat dan Aman

Jelang bulan suci Ramadhan kali ini, tentunya untuk berbuka puasa bersama dengan keluarga tak lengkap bila tidak menggunakan takjil. Sajian takjil tersebut banyak sekali dijual di pinggir jalan dengan berbagai macam makanan takjil yang dijual. Namun, untuk membeli takjil tersebut, pilihlah yang sehat dan juga aman. Berikut tips memilih takjil buka puasa.

  1. Memerhatikan Bau, Rasa, dan Tekstur yang Tetap Wajar

Tiga hal demikian sangat perlu diperhatikan oleh Anda pada saat akan memilih sajian takjil untuk berbuka puasa. Jika makanan tersebut memiliki bau yang menyengat dan rasanya aneh dan terlalu kuat disertai dengan tekstur yang kenyal, maka mungkin saja makanan tersebut mengandung bahan-bahan yang tak seharusnya ada di situ.

Misalnya saja zat yang sangat berbahaya untuk digunakan sebagai campuran dari makanan yakni boraks dan formalin. Tujuan dari oknum untuk menambahkan zat tersebut pada makanan takjilnya adalah supaya teksturnya lebih kenyal dan juga dapat tahan lebih lama hingga lebih dari tiga hari.

Selain itu, beberapa dari penjual juga menambahkan bahan-bahan yang menggunakan pemanis buatan yang dapat meninggalkan rasa pahit ditenggorokan setelah Anda memakan makanan tersebut. Maka dari itu, sebaiknya Anda menghindari makanan atau minuman yang mempunyai salah satu dari ketiga ciri tersebut.

  1. Memperhatikan Kemasan

Kemasan yang dimiliki oleh makanan takjil tersebut juga dapat dijadikan sebagai tips untuk melihat apakah makanan tersebut sehat ataukah tidak. Bagi Anda yang sering membeli gorengan, maka jangan membeli gorengan dengan menggunakan kemasan plastik hitam atau dibungkus dengan menggunakan kertas koran.

Hal tersebut dikarenakan makanan yang dibungkus dengan menggunakan kertas koran sangat berisiko untuk tercemar dari tinta kertas. Sementara larangan untuk menggunakan kertas plastik hitam untuk membungkus gorengan dikarenakan plastik tersebut tidak baik digunakan untuk makanan panas. Hal ini dikarenakan bahan pembuatnya dari daur ulang.

Jika makanan yang masih dalam keadaan panas dimasukkan dalam kantung plastik tersebut maka sangat tidak baik. Hal tersebut dikarenakan panasnya akan langsung bereaksi dengan bahan plastik dan dapat tercampur pada makanan tersebut.

  1. Menghindari Minuman Dingin atau Es

Biasanya akan sangat segar saat berbuka puasa menikmati sajian takjil buka puasa yang segar dan dingin, misalnya es. Namun ternyata, hal tersebut akan membuat tubuh Anda mengalami keterkejutan dikarenakan perbedaan suhu di antara keduanya setelah seharian berpuasa.

Jika tubuh Anda sedang dalam kondisi yang tidak fit, maka tubuh Anda akan mudah bereaksi seperti lemas, batuk, demam, pilek dan juga pusing. Maka dari itu, sebaiknya Anda berbuka puasa dengan menggunakan minuman yang dingin. Biar lebih sehat, Anda dapat berbuka puasa dengan menggunakan air mineral dengan suhu yang seimbang dengan tubuh Anda.

  1. Mengutamakan Makanan yang Segar dan Alami

Makanan yang segar dan alami merupakan pilihan takjil untuk berbuka puasa. Anda dapat memakan buah-buahan yang segar atau kurma. Hal tersebut dikarenakan buah-buahan atau kurma memiliki sifat kandungan alami yang mempunyai sifat segar sehingga dapat menjadi penawar tubuh setelah berpuasa seharian.

Selain itu dengan mengonsumsi kurma atau buah merupakan pilihan yang tepat dikarenakan makanan tersebut sangat sehat dan tidak mengandung kalori yang tinggi. Bila Anda memakannya tak menjadi masalah bila dilanjutkan dengan makanan yang berat seperti lauk pauk berserta nasinya.

Itulah tips yang dapat digunakan oleh Anda untuk memilih sajian buka puasa yang sehat serta aman. Sajian takjil buka puasa yang sehat dan aman dapat membuat keluarga Anda menjadi sehat dengan tidak terkontaminasi dari zat-zat yang berbahaya pada makanan takjil tersebut. Semoga bermanfaat.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*